A piece of my mind

Blog Entrysusahnya jadi diri sendiriMay 9, '08 7:09 AM
for everyone

Aku hanya menjadi diriku sendiri, apa adanya.  Tapi koq kamu malah kabur?

 

Aku tidak suka pakai bedak dan ginju. Bersolek adalah aktifitas luar biasa yang hanya kulakukan di saat-saat luar biasa pula.

 

Aku tidak suka pakai sepatu hak tinggi. Walaupun ku tahu, hak tinggi bisa buat kakiku tampak makin indah, tapi aku tak sanggup menderita karenanya. Mobilitasku tinggi, hidup tanda mobil pribadi menuntutku untuk sering bejalan kaki dan berlari mengejar bis kota. Sneaker adalah sepatu kesayanganku karena dia bisa membuat kakiku nyaman.

 

Aku suka tertawa, aku sangat menikmati gurauan, canda dan lelucon lucu.

 

Aku tidak suka basa-basi. Aku sangat menikmati perbincangan penuh makna dengan teman, orang tua dan guru-guruku. Dari mereka aku bisa belajar banyak. Tapi jangan suruh aku berbasa-basi. Maaf saja, aku paling tidak bisa.

 

Aku bukan perempuan manja. Hidup telah membentukku jadi seorang perempuan mandiri, aku tidak bisa seperti perempuan-perempuan lain yang merengek minta ini dan itu. Bukannya aku tidak butuh kamu, tapi selama aku mampu, biarlah aku berdiri sendiri. Kamu akan selalu jadi pahlawaku, aku tetap butuh kamu.

 

Aku bukanlah malaikat penyelamatmu. Aku hanya perempuan biasa, aku tidak bisa bebaskan kamu dari belenggu masa lalumu. Tapi jika kamu mau, akan kudengarkan semua keluh kesahmu, ku harap itu bisa sedikit meringankan bebanmu.

 

Aku adalah seorang pemimpi. Masih ribuan mimpi yang ingin kuraih dan mungkin kamu adalah salah satunya.

 

Hari ini, aku tidak akan bersolek, bukan karena kamu tidak luar biasa, tapi karena aku ingin kamu lihat aku tanpa topeng bedak dan ginju. Aku tidak akan bersepatu hak tinggi karena aku tidak ingin ketinggalan bis dan membuatmu menunggu lama. Aku akan tertawa sepuasku menikmati semua canda guraumu. Aku akan  keluarkan semua pikiran dan mimpi-mimpiku dalam perbincangan ringan kita. Akan ku dengarkan semua keluh kesah curahan hatimu. Aku tidak akan merepotkanmu dengan minta diantar pulang, aku bisa pulang sendiri. Itu saja.

 

 


Blog Entrydetik.com: situs berita apa situs iklan??Mar 28, '08 9:20 PM
for everyone

Inilah alasan kenapa gw males buka detik.com. bukannya gw ga haus akan informasi dan berita, tapi gw males lihat iklan yang banyak berjejer. Apalagi sekarang malah ada iklan yang reseh banget ibarat salesman yang maksa-maksa kita beli produk dagangannya. Males banget deh. Iklan itu dipajang dengan tanpa dosa di tengah-tengah text berita, dan dia akan ngikutin kita kalo krusor pindah ke bawah, yaa doi ikutan turun. BRILLIANT!!!


Blog EntryABG Feb 20, '08 6:30 PM
for everyone

ABG

 

Usia-usia ABG memang penuh gejolak, masa2 peralihan yang penuh dengan pertanyaan bagi si ABG nya sendiri, juga bagi orang tuanya, dan ngak jarang bagi gurunya.

 

Lucu juga mengamati tingkah polah anak ABG, kadang bikin gw geleng2 kepala, tapi sering juga bikin gw ketawa terbahak bahak.

 

 

ABG Indonesia

 

ABG cowo murid gw: Lost a planet Master Obi-Wan has. How embarrassing … how embarrassing.”  *mengacungkan penggaris 100 cm, pura-puranya lightsaber*

 

Gw: “Stop it will you? You’re not a master Jedi, you’ll never be a Jedi, go back to your seat” *nahan ketawa*

 

                                                cdcd                                                               

 

ABG cewe murid gw: “Cowo-cowo sini ngak ada yang ok, miss. Cupu semua”

 

Gw: “Masa sih? Biasanya kalo ngomong gitu, tandanya kamu naksir”

 

ABG cewe murid gw: “Ih, amit-amit”

 

 

ABG Belanda

 

ABG cowo: “He’s not really good at that vak (bahasa Belanda artinya mata pelajaran, tapi kedengerannya “f**k”)

 

Gw: pengen ketawa ngakak, tapi jaim, akhirnya cuma senyum aja.

                              

                                         cdcd

 

ABG tinggi cantik mirip Uma Thurman: “What do you think about the boys in here?”

 

Gw: “They’re gorgeous”

 

ABG bule, tinggi cantik mirip Uma Thurman: “I don’t like them; they’re too white, look like sick people. They’re also boring, they think they’re funny, but they’re boring.”

                              

 

Namanya juga ABG, di mana-mana sama ajah. Konyol tapi masih bisa dianggap lugu. Dulu kita juga pernah kaya gitu kan 

 

 


Blog EntryMengajar adalah belajarJan 30, '08 7:08 PM
for everyone

 

By learning you will teach; by teaching you will learn – Latin proverb

 

Mengajar adalah belajar. Kesempatan emas bisa berkunjung ke sekolah di Belanda adalah kesempatan untuk belajar banyak. Layaknya studi banding yang sering dilakukan oleh guru-guru di daerah manakala mereka berkunjung ke ibukota, kali ini saya bersama teman-teman 7 kurcaci mendatangi sekolah di Belanda untuk melihat dan mencoba langsung proses belajar di kelas dan mencari nilai lebih yang bisa dibawa pulang ke Indonesia.

 

Gregorius Collage Utrecht adalah jenjang sekolah menengah, dimana usia siswanya berkisar antara 13-18 tahun. Sekolah menengah di Belanda sendiri dibagi lagi menjadi 3 jenjang, VMBO, HAVO, dan VWO. VMBO dan HAVO mempersiapkan siswa untuk langsung bekerja, hanya saja, masa studi di VMBO adalah 4 tahun, dan di HAVO 5 tahun. Di VWO siswa belajar selama 6 tahun dan dipersiapkan untuk masuk ke universitas.

 

Kelas yang kami kunjungi adalah HAVO tahun ke-3, kira-kira setara dengan kelas 3 SMP di Indonesia. Jumlah siswa per kelas hanya 30 orang, beda jauh dengan kebanyakan sekolah di Indonesia yang per kelas jumlah siswanya bisa sampai 40 bahkan 50 siswa.

 

Keunggulan sekolah di Belanda, bukan terletak pada bagunannya yang megah, fasilitas olah raga yang legkap, atau lapangan parkir yang luas. Jika dibandingkan dengan sekolah tempat saya mengajar dulu, jelas gedungnya lebih bagus sekolah tempat saya mengajar dulu.

 

Tapi apalah artinya gedung megah, kolam renang, dan lapangan sepak bola yang luas, jika siswa tidak megalami belajar yang sesungguhnya. Belajar yang sesungguhnya menurut saya adalah belajar untuk hidup, belajar untuk menghargai perbedaan, dan belajar untuk mempunyai kepekaan sosial.

 

Siswa- siswa di Gregorius Collage berasal dari beraneka ragam latar belakang keluarga dan etnis. Ada Quincy yang berdarah Afrika , Zachary keturunan Turki, Tiffany yang asli Belanda, Daniel yang ½ Indonesia, dan masih banyak lagi darah campuran di kelas ini. Anak-anak ini bisa bekerja sama, dan saling menghargai satu sama lain.

 

Kedatangan 7 pelajar Indonesia,  disambut hangat dan antusias oleh anak-anak ini. Senang rasanya mendapatkan senyuman bersahabat dari guru dan siswa-siswa di sini. Banyak pertanyaan dilontarkan oleh para siswa, “do you like Holland?”, “from which islands are you in Indonesia?”, “don’t you feel cold, here in Holland?”.

 

Di hari ke-3, kami mendapat hadiah luar biasa, sang bapak guru memberi kesempatan pada kami untuk menyiapkan materi ajar dan mengajarkannya langsung di kelas. Topik yang sedang mereka pelajari adalah tentang probability. Sebuah topik matematika yang menarik, yang sangat kaya konteks untuk siswa bereksplorasi. Sebuah game pun kami siapkan, siswa melakukan percobaan melempar koin yang dikemas dalam sebuah permainan. Kali ini saya yang mengajar di depan kelas. Ibarat Spice Girls yang kembali lagi dengan album baru setalah bertahun-tahun bubar, saya naik pentas lagi. Alhamdulillah semuanya lancar, tidak ada grogi dan salah tingkah. Para siswa antusias sekali waktu bermain dengan koin, dan mereka langsung berubah menjadi serius pada saat diskusi. Pelajaran berjalan cukup sukses, bahkan setelah pelajaran selesai, beberapa siswa mendatangi saya dan mengajak diskusi tentang satu soal yang belum terpecahkan. Usai diskusi, kami pun berbincang tentang keseharian hidup di Belanda.

 

Saya jadi ingat ketika masih mengajar di sekolah tempat saya mengajar dulu, setiap kali ada tamu di kelas, baik itu guru-guru dari daerah yang sedang studi banding ataupun calon guru yang sedang uji coba mengajar, reaksi dari siswa-siswa saya dulu sangat mengenaskan. Jangankan mengharapkan senyuman, bahasa tubuh mereka jelas-jelas menyatakan penolakan. Cara siswa-siswa saya memandang tamu sungguh membuat saya sebagai gurunya menjadi malu.

Sayapun tersadar, saya belumlah menjadi seorang pendidik.

 

Suasana belajar yang sangat demokratis adalah ciri khas sekolah-sekolah di Belanda. Setiap siswa berhak untuk mengungkapkan ide dan pendapatnya, dan kewajiban semua anggota kelas untuk mendengarkan dan menghargai pendapat temannya. Budaya belajar yang lain yang saya jumpai adalah, anak-anak di Belanda dididik untuk melihat kesalahan bukan sebagai hal yang memalukan, melainkan suatu proses belajar yang harus dilewati. Ini adalah contoh yang wajib saya bawa pulang ke Indonesia.

 

Mengajar adalah belajar, rasanya panggilan jiwa itu makin kuat.

 


Blog EntryWilt je koffie?Jan 28, '08 6:29 PM
for everyone

 

Setelah keluar masuk kedai kopi, icip-icip aneka racikan kopi dan juga ngintip-ngintip manakala sang barista beraksi, sekarang waktunya gw uji coba racikan sendiri.

 

 

Bahan: seadanya.

  1. 2 sendok teh Douwe Egberts aroma rood
  2. susu kental manis frissian flag secukupnya
  3. chocomel sesuai selera
  4. slagroom sesuai selera

 

Karena gw ga punya espresso maker, yaaa… kreatif donk, gunakan bahan dan alat yang tersedia.  Douwe Egberts aroma rood diseduh pake ½ cangkir air mendidih.  Jadilah kopi tubruk, tapi jangan kecewa dulu. Dengan sedikit usaha, kopi tubruk ini bisa disulap jadi espresso abal-abal.

Tunggu sampai ampas kopi mengendap, lalu tuang kopi ke cangkir baru, hati-hati jangan sampe ampasnya ikut. Karena gw ga punya saringan, akhirnya pake sedikit magic dan keterampilan tangan, jadilah ½ cangkir espresso jadi-jadian tanpa ampas.

 

Tambahkan susu kental manis Frissian flag secukupnya.  Susunya sudah manis, jadi gw ngak pake tambahan gula. Aduk-aduk sampai merata, lalu tambahkan chocomel sesuai selera. Setelah itu, jangan lupa slagroom.

 

Kopi siap dihidangkan, dingin makin nikmat. Rasa dijamin mantabz... berani diadu sama bambino nya coffee company.  :D

 

 

 

 


Blog EntryThesis: ancaman baru bagi kesehatanNov 15, '07 4:58 PM
for everyone

Seorang mahasiswa berinisial M yang tidak mau diungkapkan identitasnya mengaku mengalami keluhan-keluhan kesehatan setelah seminggu penuh mengerjakan thesis. Adapun keluhan-keluhan tersebut adalah:

  1. sakit mata: menghadap layer computer terus menerusa dalam waktu lama memang tidak baik untuk mata. Nyatanya setelah seminggu di depan computer mengerjakan thesis, M mengeluhkan mata sebelah kananya sakit.
  2. sakit pinggang: duduk terlalu lama di depan komputer juga tidak baik untuk kesehatan tulang dan sendi. Hal ini juga sering kali dikeluhkan oleh supir bis, supir taxi, supir truk dan supir-supir yang lain. Aktifitas yang sama dalam waktu yang lama memang tidak baik untuk tulang dan sendi, selain itu, hal tersebut juga berakibat pada tidak lancarnya peredaran darah. M mengaku bahwa kadang dia mengalami kesemutan di jempol, karena duduk sila terlalu lama.
  3. sakit perut: thesis dapat menggangu pola makan. Kebanyakan mahasiswa sering kali tidak memperdulikan jadwal makan dan asupan makanan yang dikonsumsi, karena terlalu sibuk dengan thesisnya. Akibatnya sering kali mereka hanya makan dikala mereka sangat laaaapaar sekali, dan itupun dengan menu yang seadanya, indomie rebus, andalan semua mahasiswa. Jangan heran jika stamina jadi menurun, dan performa otak juga turun. Gimana mo bikin thesis yang bagus? Kebiasaan minum kopi juga berpengaruh signifikan mana kala sedang nhesis. Survey membuktikan, konsumsi kopi di kalangan mahasiswa nhesis meningkat 3 kali lipat dari hari-hari normal mereka. Ajeee gileee!!!
  4. jerawat: ini juga salah satu efek yang timbul akibat thesis. Mahasiswa yang sedang thesis, kadang lupa mandi, jadi tidak heran kalau badan jadi bau dan wajah berjerawat. M yang mengaku selalu rajin mandi, juga mengalami penjerawatan di wajah. “gw kalo lagi stress, jerawatan”. Jadi, stress karena thesis bisa berdampak pada kecantikan.

 

Selain keluhan-keluhan kesehatan, thesis juga mengurangi intensitas aktifitas sosial, seperti ngopi-ngopi dengan teman-teman, belanja jendela alias window shopping dengan teman-teman, main bola dengan teman-teman, nonton film dengan teman-teman, dan lain-lain dan kawan-kawan. Tampaknya hal ini juga menjadi salah satu pemicu stress, jadi selain stress karena thesis itu sendiri, tenyata mahasiswa juga stess karena merasa terkucilkan dari pergaulan.

 

Melihat dampak yang ditimbulkan, apakah thesis masih cocok sebagai satu bentuk assessment? Bagaimana menurut anda?

 


Blog Entrylagi stressOct 7, '07 5:15 PM
for everyone

 

 

Akhir-akhir ini saya kembali mempertanyakan apakah saya layak ada di sini? Jadi mahasiswa di universitas nomer 1 di Belanda, kedengarannya keren banget. “wah, hebat banget! Pasti kamu pinter yah?” malu rasanya kalau dengar komentar seperti itu. Hebat dan pintar, saya sangat jauh dari sifat-sifat itu. Saya sama sekali tidak pintar apalagi hebat, sering kali saya stress karena beban mata kuliah yang terlalu berat, dan tidak jarang saya merasa menyerah. Kayanya saya salah jurusan. Mungkin saya seharusnya tidak kuliah di sini. Saya tidak punya cukup pre-knowledge untuk sekolah master di Utrecht ini. Semangat dan usaha yang saya punya juga kadang naik, kadang turun. Yah.. kalau “setan” putus asa sudah datang, rasanya saya ingin pulang saja ke Indonesia.

 

Beban jadi mahasiswa internasional memang berkali-kali lipat beratnya, mulai dari kendala bahasa, budaya, dan yang paling berat saya rasakan adalah, bahwa selama saya di sini, saya membawa nama Indonesia (ini konsekuensi moral). Makanya sifat-sifat jelek Indonesia sebisa mungkin dibuang jauh-jauh. Indonesia sudah terkenal sekali dengan “jam karet”nya, nah… mumpung di sini, saya bisa berlatih untuk membuang sifat itu, sebisa mungkin selalu on-time, dalam hal menepati janji atau mengumpulkan tuga-tugas kuliah (walaupun yang ini sering kali meminta perpanjangan waktu). Yah, intinya, di sini saya belajar untuk mengatur waktu sebaik mungkin. Walaupun sampai sekarang saya masih kesulitan untuk hal yang satu ini. Rasanya 24 jam sehari, 7 hari seminggu itu tidak cukup.

 

Sifat kekeluargaan dan kebarsamaan Indonesia memang salah satu nilai luhur yang dulu diajarkan di mata pelajaran PMP. Tapi kadang, kita menyalahgunakan kekeluargaan dan kebersamaan ini.  Sering sekali dulu di sekolah, teman-teman (dan termasuk saya) kerjasama waktu ulangan. Salah kaprah. Sekarang saya menyadari, “kerjasama” dalam konteks akademis tetap menghargai kemampuan tiap-tiap individu. Saya sangat beruntung, karena datang ke sini bersama satu grup pelajar Indonesia, dan kami satu program, jadi kesulitan belajar bisa didiskusikan bersama. Diskusi memang sangat dianjurkan, tapi tulislah pekerjaan sendiri-sendiri.

 

Proses lebih penting daripada hasil, satu hal yang benar-benar saya rasakan selama belajar di Utrecht ini. Untuk apa dapat nilai tinggi, jika kita tidak mengerti apa yang dipelajari? Nilai tinggi tanpa proses yang setimpal hanya menjadikan kita plagiator. Sudah cukup, jangan lagi label itu melekat di Indonesia.

 

Semoga saya cukup kuat menjalani sisa setahun di Utrecht ini. TETAP SEMANGAT….

 


Blog Entrymulai lagiSep 20, '07 4:09 PM
for everyone

ahh... mulai lagi deh hari2 sibuk dengan rutinitas sebagai pelajar sejati. *ngaku-ngaku*

senin: browsing internet, cari2 artikel dan langsung di print. hasilnya lumayan banyak, mmm... lagi semangat nih.

selasa: hari untuk membaca. tapi tunggu dulu, persediaan logistik menipis, gw harus belanja. nyentrum dulu bentar. abis itu langsung start baca. tapi....yang namanya godaan syetan yg terkutuk emang sulit ditolak. Yahoo messenger lagi rame, chatting dulu. Eitss.. ada e-mail penting seseorang yang penting, fuuhh...malah bikin mellow.

rabu : ada janji interview jam 1 di uithof, ternyata bukan sekedar interview, tapi ada foto session segala. Utrecht school of applied science lagi bikin poster and brosur, and guess what, they're gonna put my picture on the poster. akhirnya kenarsisan gw ada manfaatnya juga. selesai berpose-pose narsis, gw langsung menuju library... cari lokasi yang enak, di sayap kanan basement, tempat favorit gw. selain bisa lihat pemandangan di luar di situ juga cukup kena sinar matahari, walopun mataharinya sering main tak umpet. bentar nongol, bentar ngumpet. 

kamis: mari mulai menulis. dari tadi sampe malem gini belum selesai juga. fuuhh.... pantat panas, pundak pegel. yasud, saya lanjut bikin PR lagi yaa...

 

 


Blog EntryBang JosJul 7, '07 5:00 AM
for everyone

Bang Jos, begitulah aku memanggilnya. Siapakah dia??

 

Awalnya bermula dari project thesis yang sekarang jadi sumber kesengsaraan gw. Superviser gw, minta gw nulis tentang probability distribution of bla-bla-bla based on a theoretical analysis, sementara dia punya murid satu lagi yang lagi ngerjain experimennya. Yup, itulah bang Jos.

 

Mulailah gw berkorespondensi dengan bang Jos, mengatur waktu untuk ketemu dan diskusi. Aww… ternyata si abang lagi di Cina. Well, ok lah, gw

harus tunggu sampe dia balik ke Holland.

 

 “Did he tell you why he’s in China?” supervisor gw nanya. Heh? Meneketehe… Dia ga bilang and gw juga ga nanya. Rupanya si abang adalah atlit timnas korfball nya Belanda, dia ke Cina dalam rangka promosi olahraga yang cuma ngetop di Belanda sama Belgium doang ini. Waksss.. an athlete who happens to be a computer science student. Well, quite a rare combination, he must be from a superior breed. Hehehe… secara, yang kaya gini langka banget, he got the muscle and also got the brain.  

 

Anyway, gw semakin stress dengan thesis yang ga juga gw mengerti. Gw cuma dikasih data dari experimennya si bang Jos, Tabel Exel yang isinya angka-angka ajaib, tanpa penjelasan dan keterangan apa-apa. Mending kalo ini angka bisa buat togel, yang ada, cuma bikin mata gw sepet, jiwa gw gelisah dan batin tidak tentram. Halah!!! Hiperbola banget yak?. Dan akhirnya datanglah sebuah email gembira,

 

 Hi Meli,

I have had a wonderful time in
China, thanks for asking. I arrived
yesterday morning after a 23 hour journey, so yesterday I was tired, but
now I'm fine. Maybe we can meet tomorrow afternoon? 1400 at the BBL, 4th floor at the coffee machines?

Than I can provide you
with some explanation about the data.

since we never met, a brief description: I'm 198 cm tall and wearing a
sweater with black and white horizontal lines. This will do the job. To be
sure my mobile phone number: XX-XXXXX

c u @ 2

Jos

 

Yuhuuuu, bantuan datang!  I wonder what he’s like. Orangnya sombong ga yah? Secara, gw yang rada lemot ini bakal mengajukan banyak pertanyaan katro. Detik-detik menjelang kopi darat…. Dag dig dug…

 

Inilah dia, saat yg dinanti-nantikan… eng ing eng… 

 

Gw sampe di BBL lantai 4 sebelum jam 2, ga lama kemudian, datanglah seorang cowo jangkung, dengan kaos garis2 item putih. Ini dia si bang Jos, orangnya tinggi banget, keren dan wangi. Ya, perkenalan standar tanpa basa-basi, terus, kita langsung cari ruang kosong dan sesi diskusipun dimulai. Sama sekali ga sombong, cara neranginnya asik banget, dan gampang gw mengerti. Gw akhirnya dapet pencerahan buat thesis. Bedank bang Jos!

 

Emang ga bisa dipungkiri kesan pertama sangat dipengaruhi oleh penampilan, dan kayanya ini terjadi secara alamiah. Namanya juga baru pertama ketemu, sama sekali belum pernah kenal sebelumnya, makanya apa yang kita lihat itulah yang kita serap. Gw juga pernah baca di satu artikel, jadi, ketika lo ketemu orang untuk pertama kalinya, lo cuma butuh 3 detik untuk menilai orang itu berdasarkan  penampilan, bahasa tubuh, dan manner. Sebaliknya juga gitu, lawan bicara lo, juga akan menilai lo. Mmm.. jangan main2, first impressions count.  

 

Tapi sebenernya gw ga sepenuhnya percaya sama kesan pertama, karena kesan pertama bisa menipu. Makanya, first impression sering dimanfaatin sama orang2 marketing supaya jualannya laku. Salesman pada training communication skill, buat nge-gaet pembeli, hati-hati! jangan mudah tergoda sama penampilan. Don’t judge a book by its cover.


Blog Entryuntuk sahabatku Jul 5, '07 4:02 PM
for everyone

Baru saja ku terima kabar duka dari seorang sahabat

 

Innalillahi wa inna illahi rajiun, ayahku telah pulang jumát 6 juli 2007, pukul 1.20. Bantu doa yaa..

 

Doa, hanya itu yang bisa ku beri. Semoga beliau mendapat tempat indah disisiNya.

Ingin rasanya aku kesana, ada di dekatmu, rangkul pundakmu, biar bisa ku bawa sebagian bebanmu.


Blog EntryLove is in the airJun 24, '07 3:06 PM
for everyone

Ada apa dengan minggu ini? semua orang ngomongin cinta. duh gw berasa jadi konsultan cinta. Sahabat-sahabat cewe gw, pada curhat, apalagi kalo bukan perkara cinta.

Kasus 1: Sasa, cewe mandiri, mapan dan sukses di karir, udah lama pacaran sama cowo yg juga udah mapan dan sukses. Dia lagi bingung gara-gara cowonya finally popped the question. Buat gw, ini good news, tapi Sasa malah ga tau harus gmana, dia diserang keragu-raguan akut. Mmm... mungkin ini syndrome kemapanan. Jeng, elo tuh takut menghadapi perubahan, secara hubungan lo  sama cowo lo udah lama dan sempurna banget. Well girl, there's nothing to worry about, he loves you, it’s all that matters. Congratz!

Kasus 2: Sari, cewe seperjuangan di benua tetangga, udah punya cowo, tapi gebetan di sana sini. Dia lagi ada gebetan baru, bule super tajir. Ni bule, baru aja bilang " I love you", tapi secara mereka baru banget kenal, si Sari ga percaya: "what a jerk". Hahaaha.... makanya jangan main api mulu, Non!

Kasus 3: Riri, sahabat gw nun jauh di Jakarta, nyaris bikin gw booking tiket pulang ke Jakarta.

R: Mel, lagi musim kawin nih, undangan banyak banget. Gw juga lagi bikin kebaya nih.

M: Kebaya? Lo mo kawin juga bo? Mang lo punya cowo?

R: Rese lo, kebaya nya buat gw, tapi yang kawin bukan gw. Dodol!

M: hehehe... iya. Lo kan jomblo.

R: Biar aja jomblo yang penting tetep behave

M: Maksut lo?

R: Bermain cantik. Nggak ngobral tapi juga ga jual mahal.

M: Watever u say deh!

R: how's your love life?

M: Gw? waksss... Love emergency!!!

 

Kayanya, gw juga butuh konsultasi…..

 


Blog EntryouuuchJun 6, '07 7:14 PM
for everyone

Apa jadinya kalo kesialan datang bertubi-tubi? hahahaha... ketawa aja.

Gw bukan orang yang bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, tapi apa boleh buat, kadang situasi kaya gini datang, dan ga bisa ditolak. Gw selalu coba untuk fokus dan kerja satu-per-satu, tapi sayangnya mengesampingkan sementara tumpukan-tumpukan pekerjaan yg belum terlaksana ga gampang. Seringnya ini yang bikin konsentrasi pecah, dan celakanya, ini bisa mengundang sial.

Alkisah di suatu hari yang indah, mulai dari sibuk-sibuk menyambut kedatangan seorang tamu penting dari Jakarta yang momentnya sekaligus dijadikan ajang kumpul-kumpul student-student Utrecht, koordinasi kanan dan kiri, menyamakan ide, mengambil inisiatif, dan membagi konsentrasi untuk deadline assignment + thesis, ouuuuch….ternyata ribet juga.

Koordinasi emang gampang-gampang susah, apalagi kalo menyangkut sesuatu yang mendadak, secara tiap orang punya kesibukan dan kepentingan masing-masing. Koordinasi untuk acara kumpul-kumpul ini pun rada ngejelimet karena jadwal yang belum jelas, menu santapan dan kokinya yang juga belum jelas. Belum lagi pertanyaan-pertanyaan dan keluh kesah yang tumpah semua ke gw. Yaa.. jadi pendengar yang baik aja, jangan panik dan tetep tenang tentunya. Untuk kasus kaya gini, harus ambil inisiatif cepat, supaya suasana ga makin runyam. First things first, buat menu yang simple tapi enak, terus langsung "culik" beberapa teman untuk belanja and masak. (hehehe... Pipit, tempenya TOP, Neni, lumpianya ok juga)

Ok, satu masalah dah selesai, tinggal ke lokasi, kumpul-kumpul terus pulang, n ngerjain assignment + thesis. Simple aja kan? Itu yang ada di kepala gw. Tapi kenyataanny justru sebaliknya. Inilah awal penderitaan gw L. Ketika sepeda gw disalip seorang cewe bule, sialnya gw pas lagi nelpon, cuma berpegang satu tangan di setang ga cukup untuk ngerem dengan mulus, ditambah lagi sepeda tua gw, yang rem nya juga ga bagus-bagus amat. Adegan jatuh plus guling-gulingan seperti di film-film pun ga bisa dihindarkan. Kaki kiri gw jadi korban, langsung bengkak dan sakitnya bukan main. Merasa bersalah banget, si cewe bule itu menangis, lah… gw jadi bingung, bukannya gw yang harusnya nangis? Hihihihi… akhirnya dengan negosiasi plus sedikit acting kesakitan, gw pun diantar ke tempat tujuan pake mobil temennya si cewe bule.

Acara kumpul-kumpul bisa dibilang sukses, walaupun orang-orang yang datang 4L (lo lagi - lo lagi). Ga papa lah kaki gw sakit, asal bisa berbagi tawa ceria dengan teman-teman terbaik gw. Walaupun kaki gw makin bengkak, tapi tawa gw makin ngakak. Masalah muncul lagi, gimana cara gw bisa balik lagi pulang, naik bis sendiri? Ga mungkin… jalan ke halte bisnya saja aku sulit.  Halah… akhirnya gw pun dibonceng sama satu-satunya cowo yg tertinggal, siapa lagi kalo bukan Jupri. Lagi-lagi Meli ngerepotin orang. Secara gw ga mungkin ke kamar gw yg ada di lantai 7, akhirnya gw bermalam di kamar mba Novi yang sekaligus jadi basecamp anak-anak matematikawati yang lagi kejar deadline tugas. Lagipula sama mba Novi gw dapet treatment beras kencur yang sudah sangat melegenda khasiatnya. Thanks a lot mba!

Besoknya, kaki gw semakin membengkak dan gw makin kawatir, secara minggu depan mau ke Paris, kaki ini harus segera sembuh. Maka disaat-saat seperti ini punya hubungan baik dengan banyak orang, sangat terasa manfaatnya. Setelah beberapa kali menelefon, gw pun dapet bala bantuan dari 2 cowo kekar yang siap mengawal gw ke rumah sakit. Cowo kekar nomer 1, Thomas, si Bule jangkung baik hati, dia siap antar gw ke rumah sakit dengan mobilnya. Cowo kekar nomer 2, Wahyu, dia adalah utusan dari perguruan Klub Ade Ray yang baru turun gunung.

Ini kali pertama gw ke rumah sakit di Belanda sebagai pasien, dulu, gw pernah ke UMC Utrecht cuma sekedar mengunjungi teman dan ngopi-ngopi. Moga gw ga sering-sering ke rumah sakit. Jelas-jelas rumah sakit bukan objek yang menarik untuk dikunjungi. Banyak banget cerita dari orang-orang yang bilang kalo rumah sakit di Belanda itu sangat cuek. Katanya, dokter di sini jarang banget kasih obat, mereka lebih percaya penyembuhan alamiah tanpa obat, yaitu dengan banyak istirahat saja sudah cukup. Hal yang sama juga terlontar dari si cowo kekar nomer 1, dia bilang

“they will only give you some cream for your foot”

gw cuma senyum meringis, sambil ngomel dalem hati “hah? Foot cream? R u kidding me?”

sementara, si cowo kekar nomer 2 lebih percaya pengobatan tradisional, dia menganjurkan gw untuk pergi ke tukang urut Cina. Tapi gw udah terlanjur parah gini, kawatir kenapa-kenapa dan lagi asuransi pasti cuma akan cover biaya rumah sakit., makany Rumah sakit adalah pilihan gw dan gw ga salah. Gw dilayani dengan sangat baik, apalagi dokternya ganteng (buat gw, ini salah satu indicator kualitas rumah sakit). Walaupun harus menunggu lama, tapi gw puas, hasil rongent: kaki gw ga patah, cuma keseleo aja, dokternya juga ga pelit informasi, dia jelasin semuanya terang-terangan.

2 pengawal kekar mengantar gw kembali dengan selamat ke kamar mba Novi, gw disambut dengan senyum manis teman-teman matematikawati, dan masih ada setumpuk tugas-tugas yang harus segera dikumpulkan. Arrghhhh….

Apa jadinya kalo kesialan datang bertubi-tubi? hahahaha... ketawa aja. Karena gw orang paling beruntung sedunia, gw dikelilingi orang-orang baik yang selalu bisa diandalkan. Teman-teman sejati yang pastinya tahan uji.

 


Blog EntryLive Event from WarandeJun 3, '07 10:41 AM
for everyone

Sabtu, 2 Juni 2007

Just an ordinary day (yet extraordinary). Agenda hari ini, ganti ban sepeda, secara itu ban udah botak mulus, kalo nggak segera diganti, gw bisa celaka sewaktu-waktu. Masih setia dengan sepeda kesayangan yang bannya udah botak, gw tetep pede genjot speda ke centum. Pelan-pelan berharap ban ngak meletus, dengan satu tujuan: pulang bawa ban baru.

Ban baru udah ditangan, sekarang tinggal pinjem perlengkapan senjata mutakhir: obeng dkk. Untungnya si Wahyu belum brangkat, obeng dkk masih sempet gw pinjem. Ban, obeng, pompa semua dah legkap, tinggal mekaniknya aja. Untung gw punya temen handal, Ari siap beraksi.

Oke, kita action sekarang, mur dan baut satu-satu dicopot, ban lama dilepas, ban baru dipasang, tiba-tiba...

Pas di depan mata satu pasukan polisi keren berseragam putih biru, lari bergegas sambil tangan mereka siap digagang pistol, masuk ke salah satu pintu di basement. "waks... ada apa ini" suasana mulai tegang. "awas ri, lo ngumpet sana. ntar lo ditangkep" hihihi... "eh, hati-hati nanti kita kena peluru nyasar" komentar-komentar katro langsung keluar.

Ga lama, penjahatnya ketangkep. Laki-laki perawakan besar, kulit gelap, rambut gondrong langsung dikawal masuk ke mobil polisi. Sayang, gw ga bisa bahasa Belanda, gw ga ngerti apa yg diomongin sama polisi dan penjahatnya. Gw sebenernya langsung pengen beraksi, "keren juga nih, kalo gw rekam" tapi secara gw ga mo cari masalah, terpaksa gw cuma bisa gigit jari. hiks...

Abis itu, anak kecil sama ibu-ibu yang lagi gendong bayi ikut dikawal keluar dan langsung diamankan ke mobil polisi. "wah.... bener-bener gawat nih". Ga lama setelah itu satu polisi ganteng dateng, dia langsung pasang police line di tempat gw betulin sepeda. Gile bener!! gw di TKP. (kalo polisinya ganteng kaya gini, gw juga mau ditangkep, hihihihi....)

Terus, tim forensik nyusul masuk ke lokasi. Ambulance masih diparkir, dan polisi masih terus jaga-jaga, terus dan terus, sampe sepeda gw selesai, dan gw balik ke kamar, dan gw masih belum tau ada kejadian apa….  to be continued aja yah? J

 


Blog Entryit's my dayMay 4, '07 6:28 PM
for everyone

seperti biasa, hari ini diawali dengan rutinitas pagi. nyala-in laptop, cuci muka + sikat gigi, bikin kopi n cek email. hari ini banyak offline message, banyak juga temen2 yg lagi on-line. semua pada ngucapin selamat. "met ulang taun ya mel". makasih ya kawan-kawan.

ga tau kenapa, hari ini gw mello bgt, kenapa sih harus ada hari ini? kalo bisa gw pengen skip satu hari. tapi yaa.. jelas ga mungkin. syndrome ulang tahun kali, tambah tua nih. waktu koq cepet banget siyhh... kalo gw punya remote ajaib kaya si Adam Sandler di film Click, rasanya gw pengen rewind, hold it, jangan ulang tahun dulu, masih banyak yg belum terlaksana, tapi apa boleh buat. hiks....

jam 10 brangkat ke botanical garden, mau belajar geometry bareng the matematikawati. sengaja pilih tempat botanical garden, biar ga bosen. topik hari ini Morley's theorem. sumpah gw ga konsen, apalagi waktu sms bertubi-tubi masuk. ada dari ipunk, suny, tika, and ita. makin mello aja gw. tiba-tiba gw kangen rumah, kangen kamar gw, gw pengen nonton DVD seharian di ruang tengah, pengen duduk-duduk santai di halaman samping sambil dengerin suara merdu si bawor. kangen temen2 setia, pengen curhat, numpahin semua kepenatan, dan abis itu ketawa sepuasnya.

Aaarrrgghhh.... gw bosen!!!

pulang kuliah, Mba Novi n Neni ngajak nonton Mr.Bean. mereka kayanya tau gw lagi bete. Pilihan yang tepat. Mr. Bean kocak banget, udah lama banget gw ga ketawa ngakak, feels good. mungkin ini yg gw butuh, a good laugh. Makasih mba novi n neni, gara-gara Mr. bean gw bisa lebih relax sekarang.

lanjut, ngabisin sisa malam dengan chatting sama teman seperjuangan di benua tetangga, sambil diselingi nulis blog. waks... udah hampir 1/2 1. gw harus flash back sebentar malam ini, buka lagi file-file lama, evaluasi dan mulai merancang rencana ke depan.

 

biarlah ku jadi kepompong dulu malam ini, hingga ku siap terbang esok hari.

 


Blog Entrythe reasonsApr 9, '07 4:16 PM
for everyone

"Ngapain sih lo kuliah jauh-jauh ke Belanda?" pernah satu kali seorang teman melontarkan pertanyaan itu. Pertanyaan yang menurut saya sangat tidak perlu dipertanyakan, karena saya penya banyak alasan untuk kuliah di luar negeri. Tapi waktu itu teman saya ini punya pemikiran yang beda, menurut dia, saya sudah cukup mapan dengan pekerjaan saya waktu itu, "lo mau cari apa lagi sih Mel? mending lo merit aja buruan"

Alasan saya kuliah di Belanda:

  1. Kualitas pendidikan di Belanda tentunya jauh lebih baik daripada di Indonesia.
  2. Bisa ke luar negeri adalah salah satu dari mimpi saya. Selain bisa belajar, saya juga bisa dapat pngalaman hidup di luar negeri, bisa lihat tempat-tempat baru, budaya-budaya baru, I love the adventure.
  3. Merit? menikah itu bukan suatu prestasi yang harus di kejar (statement ini saya kutip dari seorang sahabat baik). kalau tiba waktunya, saya juga akan menikah.
  4. Saya ingin buat orang tua saya bangga. Sore itu, ketika hati masih ragu2 untuk melangkah, saya sampaikan kabar bahwa saya lulus seleksi beasiswa, saya bisa lihat kilauan cahaya di mata ibu saya. Saya langsung yakin, jika ini bisa membahagiakan orang tua saya, maka saya akan maju terus.

Maka di sinilah saya sekarang, menjalani hari-hari untuk semua alasan-alasan di atas. Untuk belajar, untuk adventure, untuk hidup, untuk ayah bunda dan untuk mimpi-mimpi yang masih harus dikejar.

Untuk kamu, sang pemimpi, semoga kamu tidak lupa akan alasan kenapa kamu ada di sini. Untuk hidup dan mimpi-mimpimu.  Ingat, banyak orang yang selalu setia mendoákan dan menunggumu, orang-orang yang sayang sama kamu. Maka sayangilah dirimu sendiri.

 

 

 


Blog Entrymy fear factorMar 5, '07 5:04 PM
for everyone

I totally lost track these two weeks, all the plans and targets are just floating away. I couldn't  focus and I was too easy on myself by kept saying "there's always tomorrow". God, I really need to get a grip. I cant stay like this forever, otherwise I will get flushed away.

So it got me thinking, what happens to me? why do I feel bored all the time. A friend told me to find a guy. Aaah, one thing I learned from my experiences, a guy is not a solution, things might get even worse. I need to figure out a way of getting out of this hell circle. How?? S.O.S!!!

I came up with a little test to myself. I thought, if I could go through this test, I would be able to go through everything else, I would be able to get up and set everything back on its place.

I had a Dutch course from 7-9, usually  I take the bus, but today, with a little bit of courage, I took my bike. The way to Uithof (where my course is) was pretty smooth, not too much wind, and still enough light, so I didn't need to turn on my light.

The conflict arose after the course, I once again hesitated, should I just leave my bike here, and take the bus home? but it would mean that tomorrow morning I'll have to leave very early to pick up my bike and then go to Overvecht. If I take the bike home, I wouldn't have any troubles at all tomorrow, but of course the question is, do I have enough courage to go home alone along the lonely dark route from Uithof to Zeist?

Without too much thinking I went to the parking lot, turned on my mp3 player, put on my gloves, and was ready to bike. With a 1 euro light that was according to a friend was bright enough at the deep dark road of Uithof-Zeist, and Nelly Fortado in my mp3, I biked slowly and easily. I got frighten a lil bit, the road was just so quiet and dark, I got lucky bcoz it was a full moon tonight. It was just a perfect circled moon, so beautiful. But it reminded me of the wolf-man that comes at a full moon night. Mmm I didn't really care, after all I don't know any local "dedemit". There's no kuntilanak or gondoruwo here in NL. I kept going, Nelly Fortado was still on the air. I said to myself that I would make it, and I did. the way home was not so bad at all. It was smooth and peaceful. I think I will do it again. Why not biking at night? I couldn't think of any reason why not to, now.

 

I passed the test, I should be able to get out of this "cursed" weeks. I will get back on my feet and move on. VEEL SUCCES

 

 


Blog EntryGoing where the wind blowsMar 4, '07 4:00 PM
for everyone

Sekarang aku bersama anginku, aku mengalir terus ikuti gelombang itu entah kemana. Aku tak perduli. Aku suka sejuknya, hembusannya usir peluhku. Hanya sementara, maya itu begitu indah.

Mampukah aku tanpa anginku?

 

 

 


Blog EntryuntitledJan 21, '07 3:35 PM
for everyone

Meli lo knpa?

Ga pa pa.

Don't lie to me honey, I know u got something in your mind.

Oh, u know me too well.

Yep, c'mon tell me wat it is.

I wish I could tell u.

Why not?

There are a lot of things crossing my mind lately, many things to say or should have been said. But not a single word has been spoken, I'm mute.

Don't hold it inside.

When all the vocabularies in the world are not enough, all I need is just to look at your face, see through your eyes, and than u'll know what it is. I wish u were here.


Blog Entrycoffee-what ingredients make it best?Jan 6, '07 4:35 PM
for everyone

lagi-lagi inspirasi buat nge-blog dateng di tengah2 kemumetan gw. ga ngerti knapa keinginan untuk nulis blog selalu dateng waktu gw lagi kepepet ngejar deadline. mungkin ini cara gw untuk relax sebentar, dari baban mikirin pelajaran seharian. anyway, topik kali ini adalah tentang kopi.

i'm a coffee addict. gw pencinta kopi, all kinds of coffee. ik houd van koffie. sekarang kecintaan gw makin besar, karna kebutuhan gw akan kopi juga meningkat. kopi selalu jadi solusi andalan manakala gw kedinginan, ngantuk, atau bahkan laper.

kopi paling enak diminum bareng orang2 terdekat. rasa kopi makin sempurna jika dicampur canda gurau, curhat, or ngobrol2 biasa. aroma kopi makin nikmat kalo di blend sama jodohnya-precious moment. makanya kedai-kedai kopi berjamur di jakarta. walaupun terbilang mahal, masih aja banyak customer yang dateng, karna yang mereka cari adalah moment kebersamaan.

adalah seorang lelaki berinisial B (maaf gw ga bisa nyebut namanya, kawatir ada pihak2 yang tersinggung) dia yg menularkan gw atas kecintaannya pada kopi. dulu kita sering ngobrol panjang lebar sampai tengah malam sambil ngopi tentunya. ga tau knapa gw menikmati banget semua obrolan kita, walopun sering kali topiknya ga penting. of course lah... karna dulu ada ramuan penambah nikmatnya kopi, dulu ada "cinta". ckckckckck.... sekarang??? gw masih cinta and makin cinta sama KOPI tentunya. :)

sejak itu gw jadi ga bisa lepas dari kopi. kopi selalu jadi "menu" wajib gw. waktu curhat sama sahabat2 gw, harus ada kopi. cun-cun my soulmate-penasehat spiritual gw, tempat curhat gw. di starbuck citos, kira2 setaun yang lalu. ujan gede banget hari itu. ga bisa pergi kamana2 kita terjebak di citos. starbuck jadi tempat ideal nunggu ujan reda. sambil ngopi akhirnya gw bongkar semua "unek-unek" yang waktu itu jadi pertanyaan buat gw. dari satu pertanyaan akhirnya perbincangan melebar, kita ngomongin macem2 sampe ga terasa 2 cup frappuccino bikin perut kembung.

Mba thya, partner ngopi2 sambil gosip2. gw sering lupa waktu kalo udah hang-out bareng cewe gokil ini. obrolan ga pernah putus, jokes2nya selalu bikin suasana ceria. pokonya ngopi kurang seru tanpa mba thya.

malam ini, gw kembali ke masa-masa itu. asep ngebul dari secangkir kopi yg baru diseduh, bawa gw masuk dimensi memory. betapa indahnya persahabatan. kopi ini tetap terasa nikmat, karena bayang2 kalian nyata.

"resahku menepi

 indahku bersemi

mengingat utuh bayangmu"

-Andien/Gemintang-


Blog Entryingat sahabatDec 30, '06 5:44 PM
for everyone

malam ini masih "mesra" dengan laptop tercinta, buat paper kejar deadline. bosan, ngantuk, tiba2 muncul stasiun radio musik klasik di layar komputer. mmmm denger musik klasik asik juga, bisa bikin relax.

musik klasik, buat aku ingat dirimu. sahabat lama ku. dulu kau selalu bekerja, belajar ditemani musik klasik.

musik-musik ini untukmu sahabat ku. aku ingat masa2 kita di Malang, masa-masa indah itu. Gus, maapin gw ya, dalam keterpurukan mu, aku tak berdaya, tak mampu ulurkan tangan ini.

Gus, gw sedih karna gw ga bisa tolong elo. Gus, gw jahat ya? i dont know what to do.

Gus, hidup ini berat ya? dunia ini sering kali ga berpihak pada kita. kadang kita merasa sendiri, semua orang ambil arah yang beda.

Gus, gw ngerti sekarang lo lagi "sendirian" lo bawa semua beban sendiri. berat.

Gus, semoga kau tetap kuat bertahan kawan. Aku rindu lihat senyum mu.

 

 


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help